Bea Cukai Kantor Pos Pasar Baru dan PT Pos Indonesia Gelar Monev Kolaborasi Strategi Komunikasi
Di publish pada 12-06-2026 16:15:03
JAKARTA – Guna mengoptimalkan pelayanan dan mengatasi potensi keluhan pengguna jasa terkait status barang kiriman luar negeri, Bea Cukai Kantor Pos Pasar Baru bersama PT Pos Indonesia menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kolaborasi Strategi Komunikasi. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat lantai 4 PT Pos Indonesia pada Selasa (12/5/2026) ini berfokus pada penyelarasan penanganan keluhan pelanggan, baik secara online maupun offline. Pertemuan ini dibuka oleh Manager IPC Pos Indonesia, Ibu Kartina Sebayang , dan dihadiri oleh jajaran penting kedua instansi. Di antaranya VP Operasi Pelayanan IPC PT Pos Indonesia Bapak Yogi, Manager Operasi Pelayanan Bapak Ade, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan (KIP) Bea Cukai Kantor Pos Pasar Baru Bapak Septa Shavendira, Tim IT Pos, Pemeriksa Bea Cukai Terampil (Bapak Boike Alexander Nainggolan dan Bapak Ray Handi Hatta S), serta perwakilan Contact Center Pos Indonesia (CCPI) Infomedia.
Meluruskan Salah Persepsi Publik Kepala Seksi KIP, Bapak Septa Shavendira, menyampaikan bahwa latar belakang rapat evaluasi ini dipicu oleh banyaknya kesalahpahaman masyarakat mengenai status pelacakan barang kiriman (real-time tracking). Hal ini menjadi perhatian serius kedua belah pihak agar program kerja bersama yang telah ditetapkan dapat berjalan optimal. Dalam paparannya, Pemeriksa Bea Cukai Terampil, Bapak Ray Handi Hatta S, mengungkapkan adanya isu utama berupa pertanyaan publik yang terus berulang dan berdampak negatif pada beban layanan. "Masyarakat secara masif mempertanyakan status barang ke kanal Bea Cukai, padahal posisi barang masih berada dalam ranah pre-clearance atau post-clearance yang merupakan tanggung jawab operasional dari Pos Indonesia. Selama ini terbentuk persepsi keliru bahwa dari barang tiba di Indonesia hingga ke alamat tujuan, semuanya dikelola oleh Bea Cukai," jelas Ray. Penyempurnaan Sistem Tracking dan Rencana Launching Menjawab kendala tersebut, VP Operasi Pelayanan IPC PT Pos Indonesia, Bapak Yogi, membawa kabar baik dari tim IT. Sistem pelacakan (tracking) barang kiriman saat ini telah disempurnakan dan siap dirilis dalam waktu 1 hingga 2 minggu ke depan. "Sistem tracking sudah diperbaiki. Jika sistem baru ini sudah rilis, informasi hasil lacak yang diterima pelanggan dipastikan akan jauh lebih valid dan lebih komprehensif," ujar Yogi.
Tantangan di lini depan pelayanan (frontliner) diakui oleh perwakilan CCIP Infomedia (pengelola HaloPos). Migrasi operasional HaloPos ke Yogyakarta serta tingginya perputaran (turnover) agen berlatar belakang S1 yang menjadikan posisi CS sebagai batu loncatan, menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga konsistensi kualitas jawaban. Untuk itu, Bea Cukai dan PT Pos Indonesia menyepakati langkah-langkah penguatan kapasitas SDM dan teknologi berikut: • Kalibrasi dan ToT (Training of Trainers): Perwakilan Infomedia akan menyeleksi best agent untuk mengikuti program ToT agar pembekalan materi kepabeanan bisa ditransfer secara fleksibel dan efektif ke agen lainnya. • Edukasi Tatap Muka: Bapak Ray Handi Hatta S mengusulkan pertemuan langsung (offline) dengan seluruh agen HaloPos per sesi untuk menyamakan persepsi dalam membaca sistem kepabeanan (termasuk status AKI) agar selaras dengan standar Bea Cukai. • Usulan WhatsApp Channel: Mengingat masih banyaknya pertanyaan seputar pre dan post-clearance, Bapak Alexander dan Bapak Ray mengusulkan pembuatan WhatsApp Channel sebagai media edukasi satu arah yang informatif dan menarik, yang nantinya akan dikolaborasikan bersama tim Corporate Secretary (Corsec) Pos Indonesia. Rapat monev ini menegaskan komitmen kuat dari Bea Cukai dan PT Pos Indonesia untuk terus memperbaiki pola komunikasi, merapikan sistem integrasi data, dan memberikan transparansi informasi demi kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi internasional.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses